Tersadar di atas lamunanku

Tersadar di atas lamunanku, sendiri tersesat berat atas beban hidup yang ku topang…
Dengan berteman pena, ku coba mendiskripsikan pentingnya dunia…
Ku bohongi orang-orang terdekatku dan berakting bagai dalam sebuah sandiwara…
Hingga yang terlihat saat ini hanyalah sebuah fata morgana kebahagiaan yang selalu terbias di rona wajah…
Ya….akulah pemenang piala Oscar atas “The Best Actor of the Year”

 

Ku mainkan peran dengan apik dalam sandiwara kehidupan…
Hingga saat ini ku masih berjalan gontai, dan samapai di persimpangan gelap, seberkas cahaya ku jumpai di salah satu ujung jalan…
Akan tetapi begitu berat ku jejakan kakiku menuju ujung jalan itu…
Rayuan dari neraka selalu berbisik dan menggoda untuk trus berbelok dari jalannya…

 

        Yaa Allah….apakah yang ku alami sama seperti yang dialami manusia pada umumya…???
Dan kau…jadilah peran protagonis di sandiwara duniaku…
Jadilah seberkas cahaya itu…
Doronglah aku, agar aku tak terjerembab di lubang nista ini…
Kau….Tuntunlah aku sampai senja yang merona jingga..sampai khusnul khotimah..sampai ku tutup waktuku dan dengan senyumku..
Dan ku harap klimaks dari dunike adalah duniamu…

 

                                                        By Rio Sigit

       

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s