Hal-hal yang dijauhi setelah makan

Hal-hal yang dijauhi setelah makan

  1. Tidak langsung tidur setelah makan

Makanan setelah masuk kemulut dan ditelan akan mengalami proses pencernaan. Ketika makanan sudah memenuhi lambung, saat inilah kita akan merasa kenyang. Saat setelah kenyang ini, isi lambung akan keluar sedikit demi sedikit menuju proses pencernan berikutnya. Proses pengeluaran makanan dari lambung atau pengosongan lambung ini akan memakan waktu minimal 2 jam. Lantas apa yang terjadi jika kita langsung tidur? Hal ini dapat menyebabkan makanan yang tentunya telah bercampur dengan asam klorida akan kembali lagi ke dalam mulut dan menyebabakan rasa tidak enak pada tenggorokan. Kalau sudah begini, terjadi kelainan yang disebut GERD alias gastreosophageal reflux diseas.

Tambahan lagi, tdur dalam kondisi perut penuh akan menganggu proses pencernaan karena tidak ada aktifitas fisik yang berarti sehingga tidak diperlukan  glukosa. Akibatnya proses pencernaan banting setir menyimpannya menjadi lemak.

  1. Jangan banyak memakan daging

Segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Daging adalah sumber makanan yang tinggi kadar proteinnya. Protein yang masuk kedalam tubuh akan dicerna menjadi asam amino. Zat sisa dalam pencernaan protein adalah urea, asam urat, dan kreatinin. Urea,asam urat,kreatinin ini akan dikeluarkan melalui ginjal. Konsumsi protein yang berlebihan akan meningkatkan  juga pembentukan urea, kreatini dan asam urat.

Dalam kondisi ini, pada mulanya ketiga zat tersebut akan selalu dibuang melalui ginjal, tetapi ketika ginjal sudah tidak mampu melakukan kompensasi  maka berkelaranlah ketiga zat tersebut kedalam darah. Akibatya akan mengalami hiperurisemiaatau penyakit asam urat.

  1. Jangan mengonsumsi buah etelah makan nasi

Buah selain mengandub=ng vitamin dan serat, juga mengandung karbohidrat dan gula dalam kadar yang tinggi. Apa akibatnya? Terjadi penumpukan karbohidrat dan gula dalam lambung. Terlebih karbohidrat yang berlebih dalam lambung akan memaksa tubuh untuk segera mencerna. Proses pencernaan ini dapat mengurangi proporsi tubuh dalam aktivitas lain, seperti berpikir. Saat pencernaan berlangsung, suplay darah akan dikonsentrasikan pada alat cerna. Akibatnya suplay darah ke otak akan berkurang dan sindroma ngantuk setelah makan banyak terjadi.

  1. Tidak mengonsumsi buah bersama susu

Susu merupakan sumber protein dan mineral. Sedangkan buah merupakn sumber vitamin, terutama vitamin C. Perlu kita ketahui bahwa zat asam atau asam askorbat yang menjadi bahan utama vitamin C ternyata dapat merusak struktur protein dalam susu. Akibatnya, zat gizi daam susu akan berkurang.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s